Hai selamat datang di Life Telescope! Blog ini diciptakan untuk kesenangan semata dengan isi blog ini yang macam macam seperti Pelajaran, Lifestyle, & Fanfiction milik saya dari anime tertentu, jadi selamat menikmati disini!

-D. Abby Yoga

PERHATIAN!:

Jangan SPAM atau Flood disini! kami mengharapkan ketenangan pembaca sekalian!

Protected by Copyscape Online Copyright Search
Tampilkan postingan dengan label Lain-Lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lain-Lain. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Agustus 2012

Trainer Info: MBI

Nama: Dian Abby Yoga
Julukan: “Dragon Warrior”
Trainer Card:


Asal Kota di Indonesia: Balikpapan
Asal Kota di Daerah Pokemon:
Kota Lacunosa, Unova
Pokemon Pertama: Dratini
Pokemon Favorit: Salamence
Pokemon Spesialis: Dragon
Pokemon Legenda yang Diincar: “sejujurnya aku ndak ngincar pokemon legenda :o tapi kalau memang harus aku akan jawab Zekrom :3” - Abbeh
Type di MBI yang kamu pilih: Dragon
Profil Singkat:
Abby adalah seorang anak kecil yang lahir di Kota Lacunosa. Dia adalah anak yang periang, ambisius, dan berkemauan keras. Saat kecil, Abby sangat senang bermain dengan pokemon, terutama tipe Naga. Orang Tuanya cukup kaget mengetahui kelakuan anaknya itu. “pak nanti itu anak kita kayaknya bisa jadi penerus bapakmu deh pak ._.” kata ibunya. “Mungkin saja, bu.. kita lihat saja nanti, dan kita harus menunggu arahan bapak dulu.” Itu adalah ucapan terakhir ayahnya sebelum dia meninggal pada saat Abby berumur 6 Tahun. Umur Abby terus bertambah, dan kecintaannya terhadap tipe naga terlihat jelas saat dia berhasil menyelamatkan seekor Dratini disebuah selokan didekat Giant Chasm. Anehnya, dratini yang satu ini sangat keras kepala tidak seperti dratini lain yang “anteng”. Abby terpaksa membawanya pulang karena Dratini itu sudah dalam keadaan lemas. Dengan hati hati Abby mengambil satu persatu obat obatan yang berada di meja belajarnya. “ini sepertinya cocok ya? Hmm.. pas dengan diagnosanya :o” dengan telaten, ternyata dratininya keracunan Abby melakukan prosedur layaknya dokter di dalam kamarnya dengan upaya agar dratini malang itu tetap hidup. Setelah beberapa menit, selesailah Abby mengobati Dratini itu. Esoknya, Abby membawa Dratini itu kehadapan kakeknya. Kakeknya sontak terkaget dan terjatuh. “kek ada apa sih? ._.” dengan heran Abby membantu kakek berdiri dengan senyuman kecil di bibirnya itu. “Eh Err… tidak apa apa.. darimana kamu mendapatkan dratini itu?” Tanya kakeknya Abby. “ini umm aku dapetnya dari sono tuh” jari telunjuknya mengarah ke selokan didekat entrance Giant Chasm yang menjulang tinggi di dataran rendah lacunosa. “hmm itu sudah menjadi milikmu, tapi awas, dia suka memberontak dan hanya kamulah yang bisa mengerti perasaannya” kata kakeknya Abby sambil memalingkan mukanya kearah langit biru. “kakek kok sok tau sih? :<” candaan ini sedikit membuat kakek tersenyum. “Ya, dulunya kakek adalah Pejuang Naga jadi aku bisa menerawang kamu…dan hasilnya… kamu adalah penerusku” kakeknya Abby kembali menatapi jendela dan melihat kearah awan berbentuk dragonite di angkasa. “aku ngak ngerti ih ;w;” kata Abby. “Nanti kamu akan mengerti…”.

Saat umurnya telah mencapai 14 tahun, dia ingin sekali berjalan jalan keliling unova, akhirnya ibu dan kakeknya mengijinkannya untuk pergi solo dan mencari jejak Pejuang Naga yang lain. Perjalanannya dimulai. Setelah beberapa tahun dia berkelana, dia sudah mendapat 8 badge dari masing masing kota dan mendapatkan berbagai pokemon bertipe naga kesukaannya. Abby pun melanjutkan perjalanannya menuju World Tournament dan bertarund di mix tournament di seksi Monotype Dragon atau disebut juga satu type sama, “dengan ini mungkin aku masih bisa menemukan Pejuang Naga lainnya ya :o”. Dengan kegigihan dan kesungguhannya untuk melatih naga naganya, Abby pun masuk ke Final di Mix Tournament tipe Naga!!. Di final, dia bertemu seseorang dari kota Ever Grande bernama Fuma, dia trainer tangguh yang mewakili semua type dragon di dunia. Tapi sayangnya Abby kalah telak, dengan perasaan sedih, Abby turun dari tempat pertarungan dan pergi meninggalkan Gedung PWT.

Didepan pintu gerbang keluar, Abby menemui Fuma, sedang bersender dibawah pohon kerdil (#PLAK), “maaf yang tadi ehehehe… “ kata Fuma dengan muka Innocentnya. “iya gapapa santai aja kok :3, umm kamu berasal dari Ever Grande Ya?” Tanya Abby, “Ya emangnya napa? .w.” fuma sedikit menyengir saat abby berkata tentang ever grande. “Kudengar ada clan bernama MBI disana :o dan disana juga banyak petarung tipe naga yang juga berjuang untuk mempertahankan Pejuang Naga ya? :o” tanyanya lagi. “ya memang ada, aku gym leader sekaligus salah satu pejuang naga disana, mau bergabung? Sepertinya team nagamu cocok sekali dengan persyaratan” kata Fuma. Setelah percakapan singkat itu mereka berdua pergi ke Hoenn dan menuju ke Ever Grande untuk mendaftarkan Abby disana. Abby bertemu banyak Dragon User . Abby makin berambisi dan banyak latihan! Dan sekarang dia sudah resmi menjadi Draco Member MBI!  Inilah daftar pokemon pokemonnya selama di MBI

Pokemon Team:
1.      Baihu - Haxorus:

Didapatkannya di kota Opelucid, hadiah dari Champion Iris sebagai Axew dan sekarang sudah berevolusi menjadi Haxorus, dia pendiem ndak suka cari masalah :D sukanya pelukan sama abby (gay #PLAK)
Moves: Earthquake, Taunt, Dual Chop, & Dragon Dance

2.      Aerio – Dragonite:

Saat dia masih kecil dia menemukan seekor dratini di selokan dan ini juga pemberian dari kakeknya sekarang sudah jadi Dragonite, kelakuannya sudah terkontrol dengan synergy aura (halah) Abby (:p)
Moves: Dragon Dance, Aqua Tail, Dragon Claw, & Extremespeed

3.      Ejderha – Druddigon
Ditangkap di Dragonspiral Tower karena suatu kecelakaan, Druddigon sangat nakal dan aggressive saat bertemu dengan Dragonite
Moves: Hone Claws, Fire Fang, Outrage, & Sucker Punch

4.      Suzaku – Flygon

Didapatkan saat naik pesawat dari kota Mistralton, saat naik pesawat, tidak sengaja seekor vibrava tertabrak pesawat dan membuat pesawat tersebut jatuh disekitar pekarangan rumah orang (lol) disitu, Abby membawanya lari ke kota Undella, member pokemon abby yang paling kalem dan suka dielus :3
Moves: Outrage, Earthquake, Fire Punch, & U-Turn

5.      Seiryu – Salamence

Ini sebenarnya pokemon pertama dari Abby hanya saja dia sedikit pemalu ndak mau diceritain *diinjeksalamence* dia menetas dari telur yang dipelihara oleh ibunya sejak dia baru lahir, Salamence juga sering berkelahi karena selimutnya diambil dragonite (?).
Moves: Outrage, Earthquake, Fire Blast, & Dragon Claw

6.      Anima – Kingdra

Pokemon didapat saat mancing di kota Sigaiha, pas lagi mancing kailnya kesangkut ke jarring nelayan yang dapet kingdra trus kingdranya kesangkut kail, (miris) trus pas diangkat dia kesakitan, pas dibawa ke pokemon center dia ndak bisa nafas, karena ndak bisa nafas dia dimasukin ke air yang penuh obat anti bacteria dan penghilang infeksi di tempat kailnya kena. Dia sangat kalem setelah kejadian itu, kadang kadang dia suka salah outrage jadi yang kena Abby (lol)
Move: Dragon Dance, Outrage, Waterfall, & Rest

Furio - Garchomp

didapat dari Fuma saat berada di MBI, saat itu Garchomp masih dalam stage 2 yaitu gabite ._., gendernya paling beda karena dia cewek. pas ketemu agak pemalu dan gasuka ngapa ngapain kecuali mengendus bukunya Raditya Dika yang Kambing Jantan ._. (terobsesi untuk menjadi penulis seperti raditya dika? owo). Move: Outrage, Dragon Claw, Fire Fang, dan Earthquake



Sekian :3 thankies

Kamis, 12 April 2012

Creepypasta: Thanks For The Memories

Suatu hari yang cerah di pegunungan yang tinggi menjulang di Dunia Digital duduklah seorang anak remaja sekitar 15 tahun di bawah pohon yang rindang bersama Digimonnya, seekor Veedramon. Konon, Anak itu sangat baik hati, murah senyum dan suka menolong karena perilakunya itu anak itu menjadi terkenal di Dunia Digital. Sebaliknya Veedramon, partnernya itu sangat sulit diatur dan tidak mau mendengar perintah anak itu, padahal anak itu memperlakukannya dengan baik tapi dia mendapatkan sebaliknya. Anak itu selalu sabar menghadapi perilaku partnernya yang keras kepala itu.

Pada masa hidupnya anak itu diincar oleh  Organisasi gelap kepunyaan BlackWargrowlmon, Anak itu diincar karena mempunyai sebuah Berlian Kehidupan, Berlian kehidupan itu gunanya untuk menjaga kesetabilan anak itu supaya tidak jatuh sakit parah yang dideritanya sejak lahir dan menjaga kesetabilan dunia digital, kalau BlackWargrowlmon memakainya maka ia akan menjadi Immortal atau tidak bisa mati. karena itu Berlian Kehidupan ditaruh ke D-Arc anak remaja ini supaya tidak bisa diambil.

"Tweeweweweet~" D-Arc anak itu berbunyi dengan keras. "Ok, Veedramon ada panggilan ayo segera pergi" Anak itu mengambil Google dan jaket bermotif api merah menyala itu dari tanah dan memakainya. "Hmmh.." Veedramon hanya berjalan dengan malas dan meninggalkan anak itu sendiri. "Eh tunggu!" anak itu berlari menyusul Veedramon sambil memasang D-Arc di sabuknya. "Pelan pelan dong" Anak itu memegan pundak partnernya itu. " Tak usah pegang pegang ayo cepat jalan..." Tatapan sinis itu membuat anak remaja itu terdiam sejenak. mereka terus dan terus berjalan menuju ke pusat kota.

Sesampainya di pusat kota, banyak warga yang berkumpul di dekat Markas Royal Knights. "Err ada apa ini?" tanya anak itu dengan nada polos, "Oooh ada sedikit pengumuman dari Magnamon tentang Kelompok BlackWargrowlmon yang sekarang sudah menyebar dimana-mana" kata salah satu digidestinied. "Eh itu dia udah keluar" lanjutnya. "Salam sejahtera hai penghuni kota... saya perutusan dari Royal Knights memperingatkan warga kota agar berhati hati terhadap Misi-Misi atau Quest palsu yang biasanya digunakan BlackWargrowlmon untuk melacak Berlian Kehidupan, terutama kau Chishiki, tolong berhati hatilah, sekian dari saya terimakasih" Magnamon kembali kedalam markas besar. "Yosh! aku akan berhati hati" kata anak itu. "Chishiki, jangan buang buang waktu.. ayo ambil misi di Plaza..." Veedramon langsung pergi menghilang di kerumunan warga. "Aduh kemana lagi dia.. oh iya Plaza!" Anak itu pun lari menuju Plaza kota untuk mencari Veedramon.

Anak itupun sampai di Plaza dan menemukan Veedramon disitu sedang melihat lihat misi yang tertera di papan. "Ayo sini.. lambat sekali" kata Veedramon kesal, "Hehehe.. maaf telat sedikit, Jadi sudah pilih misinya?" kata anak itu sambil melihat lihat sekitar. "Yea.. aku pilih yang ini," Veedramon mengambil sebuah map berwarna hitam pekat dan melemparkannya ke Chishiki. "Coba lihat." Anak itu membuka map hitam secara perlahan. "Ok tempatnya di Hutan Koneksi clientnya err... aneh.. sudahlah ayo langsung warp saja." Anak itu menarik tangan Veedramon dan menggunakan barang bernama Warp ke lokasi yang dituju yaitu Hutan Koneksi.

Sesampainya disana mereka mencoba mencari Client. Chishiki mencari kesana kemari tapi tidak ada, mereka mencari ke utara, selatan, barat, timur tetap tidak ada tetapi memang ada 1 jalur yang belum mereka lalui yaitu jalur Tenggara yang banyak sekali variasi Digimonnya. sementara itu mereka berdua bingung mau kemana jadi mereka berhenti sebentar. "....." Veedramon mulai berjalan kearah tenggara. "Veedramon? hei hei aah ya sudahlah ikut aja.." Chishiki mengikutinya. Tiba tiba terlihat didepan sana ada Digimon yang besar lebih besar dari pada jalan yang ada dibelakangnya. "Mungkin kita bisa tanya Digimon itu kan Vee?" tanyanya. "Terserah.." sikap keras kepalanya kambuh lagi. semakin dekat, semakin dekat, dan semakin dekat, Siluet itu makin tampak seperti digimon Buas dan auranya aura pembunuh...

"HA HA HA! Selamat datang anak bodoh selamat datang ke dalam perangkap!" Suara itu adalah suara BlackWargrowlmon sama persis!. "Erk... B-BlackWargrowlmon?!" Chishiki terjatuh ketanah karena sangking terkejut. BlackWargrowlmon datang mendekat dan mencekik Chishiki. "Ya anak manis! sekarang berikan Berlian itu kepadaku cepat! atau kamu akan kubunuh!" Kata BlackWargreymon sambil mencekik lebih keras leher Chishiki. "A-Ak-u NG...GAK!!! VEE!!" jerit Chishiki kesakitan.

tiba tiba saja D-Arc Chishiki bersinar warna emas dan Veedramon berubah menjadi Aeroveedramon perubahan Ultimate dari Veedramon. "jangan pernah ganggu Chishiki atau kamu akan kena masalah besar.."
 
Aeroveedramon mulai mendekat. "Oooh ada pahlawan ternyata disini ya?" ledek BlackWargrowlmon. "Lepaskan dia atau masalah.." tangan Aeroveedramon mulai bersinar.. "Kalu tidak dua duanya? bagaimana?" Cengkramannya makin kencang sampai sampai Leher Chishiki mengeluarkan darah. "VE..EE.. T..OL.oo" Suara Chishiki makin mengecil. "jadi Masalah besar yang kamu pilih? ok aku layani.. MAGNUM CRASHER!" Serangan itu tepat mengenai muka BlackWargrowlmon. "Tch.. anak nakal!" BlackWargrowlmon berusaha berdiri sambil mengusap darah di mulutnya.

" Bedebah! terima ini! DOUBLE BLADES!!" Pedang Pendulum ditangannya itu melesat dengan cepat mengarah tepat ke Aeroveedramon, tapi untung saja Aeroveedramon bisa menghindar tepat waktu. "Dasar bodoh.." kata Aeroveedramon sambil terbang diangkasa. "Bodoh? pikir lagi.." tiba tiba saja BlackWargrowlmon itu muncul dari atas dan menumbangkan AeroVeedramon yang sedang terbang itu.. "GGRAAAAAA!!!" AeroVeedramon menjerit kesakitan. BlackWargrowlmon menjatuhkannya ke tanah dengan keras. tangan dan bagian perut Aeroveedramon tersayat dan mengeluarkan banyak darah. "Hehe.. itu belum apa apa.. masih pemanasan" BlackWargrowlmon menghilang. "AeroVeedramon!" Chishiki berusaha mendekat. "C-Chishiki.." Aeroveedramon sudah tidak berdaya. "T-Tenang aku masih ada disini Vee.." Chishiki meneteskan air matanya sambil menggenggam tangan Aeroveedramon yang berlumuran darah itu.. "Well well well.. sungguh menyentuh ya? tapi kalo masih belum meberi Berlian itu~ berarti kamu terutama kamu harus mati! DOUBLE BLADES!" Pedang itu berayun menuju ke arah mereka. tiba tiba Chishiki berdiri dan kedua Pedang Pendulum itu menusuk dada dan bagian perutnya sampai tembus."ARGH!!" jeritnya kesakitan. "CHISHIKI!!!" teriak Aeroveedramon  "K..Kam..u bo..leh. menyak..iti aku.. tapi.. dia.. har..uss..HIDUP!!" BlackWargrowlmon melepaskan keddua pedang itu dan melemparkan Chishiki ke tanah. "Dasar manusia tidak berguna!" Wargrowlmon menendang badan Chishiki ke arah Aeroveedramon.

sementara itu D-Arc Chishiki masih hidup dan Berlian Kehidupan itu masih utuh, dengan kondisi yang terdesak seperti itu Chishiki harus memberikan D-Arcnya itu ke Aeroveedramon aga terjaga. "V..ee am..bil Dig..ivice..ku .. ini.."Chishiki melemparkan D-Arcnya itu. "ja..ga.. bai..k baik..dan j..a.ga.. ARgh.. du..nia.. ini..k.a..amu ak..an te..tap menjadi.. part..n..e..r .ku.. maaf.. a..ku ti..dak bisa.. menjag..amu d..enga..n ba..ik.." Chishiki mengeluarkan banyak darah dari dadanya. "tidak.. aku yang salah aku yang tidak bisa menjagamu dengan baik! maafkan aku! aku terlalu bersikap keras kepala kepadamu MAAFKAN AKU!"

*FLASHBACK*
"Whoaa tempat apa ini keren amat?" "ini dunia digital selamat datang..."
"Ayolah SENYUUUUUM" "Nggak -_-"
"EEh tunggu bentar kek.." "..lelet.."
"Eeh tunggu! pelan pelan kek" "..lambat.."
"JIAAH ngomongnya masa cuma gitu doang nggak seru ah :v" "..masalah buat loe?.."
"NGGAK SERU AAH" "..dasar kamseupay.." (?)
"Selamat malam tidur yang nyenyak ^_^" "...."
"kamu nggak apa apa kan? beneran?" ""sudah diam aku nggak suka dibantu, pergi sana..."
*Flashback END*

"S..ela..mat tin..gga..l.. dari si..ni.. kus..err.a..h....ka..n p..a..d..a..m..u" Chishiki menundukan kepalanya dan menghembuskan nafas terakhir. "jangan pergi... jangan.. JANGAN PERGI!!" kata kata terakhir itu membuat Aeroveedramon menangis dengan keras sambil meratapi badan yang sudah tak bernyawa ditangan BlackWargrowlmon itu. Digivice Chishiki bersinar warna perak bercampur ungu yang membuat Aeroveedramon bangkit .. "hiks.. ini.. evolusi lagi?" Aeroveedramon berubah wujud lagi menjadi form meganya menjadi UlForce Veedramon.
" Aku tidak boleh tenggelam dalam kesedihan terus menerus! walaupun rasanya sakit!, ROAAR! Kamu membunuh partnerku & melukaiku.. sekarang kamu akan membayar semua yang kamu lakukan dasar Bedebah Kecil!." UlforceVeedramon mengeluarkan pedang laser dari V-Braceletnya. "Heh masih bisa melawan ya? masih belum puas?" BlackWargrowlmon me-charge laser di dadanya. "Jangan banyak bicara! tutup mulutmu! ULFORCE SABER!" sebelum Wargrowlmon menembakkan Atomic Blasternya itu pedang UlforceVeedramon sudah merobek dadanya duluan. "GRRROOAAGH!!" BlackWargrowlmon terdelete dari dunia digital selamanya..

"Hooah.. hoaah.. hoaah.." UlforceVeedramon kembali lagi menjadi Veedramon dan tergeletak di tanah karena terlalu lelah. sementara itu dikota, para Royal Knights baru mendengar kabar bahwa penjaga Berlian Kehidupan tengah dirundung Bahaya di Hutan Koneksi. para Royal Knights pun langsung menuju ke Hutan Koneksi untuk menyelamatkan Digivice milik Chishiki. Para Royal Knights terkejut dan shock setelah melihat jasad Chishiki yang terdapat 2 luka serius di bagian dada dan perutnya. sementara Veedramon mendapat luka sayatan di wajah dan perutnya dan dirawat di tempat para Royal Knights. Setelah pulih sekitar 5 Bulan, Veedramon mulai bisa beraktifitas kembali tapi masih stress karena partnernya telah tiada, Berlian Kehidupan itu sekarang berada ditangan Omegamon dan disimpan ditempat yang aman. akhirnya Veedramon menjadi anggota Royal Knights yang ke-13 yaitu anggota terakhir Royal Knights

THE END~

Soundtrack:  http://www.youtube.com/watch?v=onzL0EM1pKY (Thx fr the mmrs - Fall Out Boy), http://www.youtube.com/watch?v=BQaM5KhndhI (Bruno Mars - Today My Life Begins)

Senin, 09 Januari 2012

Journey To Faraway Island!





“Hoaam akhirnya pagi!” Hari ini hari yang cerah, Taillow bersiul merdu, matahri bersinar di langit. Oh iya perkenalkan aku Triton! Anak dari kota Azalea yang terkenal Dengan sumur Slowpoke itu hehe.. “Hey Triton cepat bangun! Lambat sekali seperti biasanya dasar..” Dimon memanggilku dari jauh, aduh lupa lagi Dimon adalah sahabatku sejak umur 9 tahun, aku dan Dimon selalu menjelajah bersama sama dan sekarang kami singgah di kota Lilycove untuk mencari informasi Peta Laut Tua yang hilang dari peradaban. Konon jika seseorang menemukan peta itu orang itu bisa mengunjungi tempat langka yang bernama Pulau Yang Sangat Jauh!. “Iya iya.. aku pergi mandi dulu *dasar menyebalkan*” aku pergi meninggalkan kamarku dengan suasana berantakan dan segera pergi ke kamar mandi sementara Dimon sudah menunggu di depan pintu rumah sewaan kami. Aku sudah mandi! Sekarang tinggal menggunakan Kaos, jaket, kacamata, celana panjang, sepatu… selesai dalam sekejap hahaha.

“Ayo berangkat lelet banget jadi orang” seru dimon dengan kesal mungkin gara gara aku kelamaan kali ya?. “ok ok jangan marah dong senyuuum” aku sedikit membuat Dimon tertawa. Akhirnya kami berjalan kearah Rute 121 seperti yang Dimon rencanakan. Aku dan Dimon makin jauh dari kota,jalan terus. Tiba tiba aku punya firasat aneh, badanku tidak enak, sepertinya ada yang menindih badanku. “Biiiii!” terdengar suara lembut di belakangku, suara itu… sebentar aku tau sepertinya.. itu! Celebi!!! Tapi kenapa bisa disini?. Aku menoleh kebelakang dan berhenti, dan ternyata benar memang itu Celebi.

“Eeh.. Dimon ini bukannya Celebi yang ada di Ilex Forest bukan?” aku menatap Celebi itu. “Sepertinya kamu benar hmm.. kenapa bisa disini?”. Saat aku berumur 7 tahun aku dan Dimon tidak sengaja pergi masuk lebih jauh kedalam Ilex Forest, ternyata kami tidak sengaja menemukan seekor Celebi di suatu kuil kecil. “Biii~” Celebi mengeluarkan sesuatu dan memberinya ke aku. “i-ini.. Peta Laut Tua!?” aku terkejut setelah apa yang aku lihat, peta rapuh yang tergulung rapidengan pita warna merah kusam. “Whoaaa! Berarti.. berarti kita bisa menjelajahi Pulau Yang Sangat Jauh itu!” Aku melihat muka Dimon yang sangat senang, aku pun juga ikut senang. “Hei Terimakasih ya Cele… eeh dia kemana?” aku melihat sekelilingku.. hanya ada rerumputan basah, pohon pohon rindang. “Hmm.. mungkin ia sudah pergi” jelas dimon. “Ayo jangan buang waktu lagi! Tujuan berikutnya Pulau Yang Sangat Jauuh!!” aku bersemangat  sekali! Peta Laut Tua itu sudah kutemukan!! Yeaah!.

Aku dan Dimon akhirnya kembali ke kota Lilycove, aku berlari menuju Pelabuhan besar sembari memegang peta rapuh tersebut. Aku dan Dimon masuk ke Pelabuhan besar kota Liliycove yang sangat terkenal itu, kami segera member lihat Sang Nahkoda Kapal Tuan Briney. “Tuan Briney! Tuan Briney!” teriakku dari jauh seakan menggaung di seluruh tempat tunggu pelabuhan itu. “Ada apa nak?” Tanya Tuan Briney. “Kami berhasil menemukan Peta Laut Tua! Tolong antar kami ke Pulau Yang Sangat Jauh yang pernah Tuan beritahu!! Ayo!!” Aku memberikan peta itu ke tangan Tuan Briney yang keriput itu. “I-INI Benar benar peta itu!!! Ayo kita berangkat sekarang anak muda!” Tuan Briney juga mulai bersemangat sama sepertiku dan Dimon. “Ayo Dimon!” Aku menarik tas ransel Dimon secara paksa dan mendorongnya kedalam kapal Pesiar yang megah milik Tuan Briney. “eeh.. i-iya ehehe” Dimon mulai gugup.

Kata Tuan Briney Butuh waktu 12 Jam untuk mencapai Pulau Yang Sangat Jauh itu.. waw perjalanan ini pasti akan sangat melelahkan fiuuh~ untung aku ditemani Dimon jadi tidak masalah. “PERHATIAN! Panggilan kepada Dimon dan Triton mohon kehadirannya di Ruang Nahkoda di lantai 2 Terimakasih!” Suara panggilan itu terasa sedikit keras ditelingaku. Segera aku bangunkan Dimon dan memakai jaketku. “Emm… apa sih ganggu aja” Dimon mendorong kepalaku. “Hei apa maksudmu mendorong kepalaku huh?!” aku sedikit marah padanya. “e… sorry nggak liat’ aku tertawa kecil melihat matanya yang masih sipit setelah bangun tidur. Aku dan Dimon segera menuju Ruang Nahkoda. Sesampainya disana aku dan Dimon disambut dengan segelas minuman limun panas dengan jeruk limun ditaruh di sisi gelas. “Perkenalkan anak muda! Ini anakku Herlina”  mataku tertuju kearah anak Tuan Briney, dia masih muda, pokemonnya Togepi dan Eevee yang kulihat bersamanya. “Whoaa” Dimon terkejut melihat anak Tuan Briney yang cantik itu. “Hi namaku Herlina salam kenal..aku ikut Ayah karena aku ingin menangkap Mew” aku bingung apa itu Mew? Pokemon? Aku benar benar bingung. “Mew? Pokemon?” aku sedikit bingung. “iya~ Mew adalah pokemon yang sangat langka.. dan hanya ada satu di dunia Pokemon ini yaitu di Pulau Yang Sangat Jauh itu” Jelas Herlina. Hmmn aku jadi semangat kalau seperti ini! Tidak hanya pulau yang sangat misterius pokemonnya juga!! Aku harus menjadi pertama yang menangkap mew! HARUS!!. “Ok kalian boleh melanjutkan istirahat kalian aku sibuk hehehe” . kami pun kembali ke Dek dan melanjutkan istirahat.

Whoaa! Terlihat sangat jelas! I-itu! Pulau Yang Sangat Jauh!! Tak terbayangkan akhirnya aku bisa mencapai sejauh ini! Aku merasa seperti di ujung dunia.. aku melirik ke Dimon dia juga tampak senang melihat pemandangan pulau megah yang belum terjamah siapapun itu. Setelah berlabuh di dekat pulau tersebut akhirnya kami turun dari kapal. Perjalanan ini sungguh tak sia sia. Pantai pasir putih yang indah, laut yang jernih nan biru, hutan yang rindang waaah! Sangat hebat! Ini seperti mimpi!! Whoa.

“Hei kalian mau ikut aku mencari Mew?” Herlina menepuk pundakku dan Dimon. “Oooh iya baiklah! Aku yang akan mendapatkan Mew!” aku berlari kearah Hutan belantara itu sementara mereka masih ngobrol. Aku masuk kedalam hutan yang besar itu, tiba tiba aku mendengar suara. “Meeeeeew!!!” Suara itu sangat asing bagiku. Aku terus jalan kedepan tak kusangka aku bertemu seekor pokemon yang kunilai Imut dan lucu berdiri di depan semak semak besar dekat hutan ini. “Meeeeew!!” Whoa! Itu Seekor Mew!

Aku harus menangkapnya! Yeaah!. “Triton Tunggu! Huff huff huff’ Herlina lari terengah engah sambil memegangi togepinya. “Menangkap Mew itu perlu membutuhkan strategi! Keluarkan Pokemonmu!” aku mengeluarkan Excadrill dari pokeballku. “Drill!” Excadrill menyapaku dengan senang. Aku mengelus Excadrillku sebentar. “Ok Keluarlah Eevee!” seru Herlina. “Eeev” Eevee tersenyum melihat Herlina. Aku melirik Dimon, ternyata dia mengeluarkan Lilligant tersayang yang diberikan Gardenia di Sinnoh tahun lalu. “Ayo sekarang cegat Mew! Siapa yang pertama Cegat! Dia yang dapat!” Herlina & Dimon berlari menuju semak semak. Hehehe aku juga tidak mau kalah!. Aku dan Excadrill mencari cari tapi aku tidak melihat tanda apapun. “Excadrill! Kamu cari disebelah sana!” perintahku ke Excadrill. Excadrill menuju kearah yang berlawanan. Aku mencari lebih detail , tiba tiba aku menemukan ekor Mew. Aku panggil excadrill dari jauh. “Drill!” excadrill menyaut. “ok sekarang gunaran Gunting-X!” Excadrill berlari cepat dan mencakar Mew dengan cakarnya yang tajam, Herlina pun datang dari jauh dan menyuruh eeveenya menggunakan Tubrukan Cepat!. “Eevee gunakan Tubrukan Cepat!” Mew tidak berkutik! Sekarang saatnya melempaar….”Yay! Ayo Masterball TANGKAP MEW!” A-apa? Aku tidak tahu Herlina mempunyai Masterball!. Seketika Mew ditangkap oleh Herlina dengan cepat. “Asiik! Aku dapat Mew! Kerja bagus Eevee!” Herlina memeluk Eevee dengan erat. Yaah apa boleh buat yang dapat duluan dia yang dapat hehe.. aku terima saja kenyataannya. Aku pun memanggil Dimon dan menyuruhnya untuk keluar dari hutan dan kembali ke Pulau Utama untuk Istirahat.

Keterangan:
Gunting-X = X-Scissor
Tubrukan Cepat = Quick Attack
Hutan Ilex = Ilex Forest
Kota Lilycove = Lilycove City

Credits:
BlackDimon
Herlina (sebagai pencari ide)
Abby Yoga (sebagai penulis)
Gambar Hoenn (White Cat)
Gambar Celebi (Deviantart)
Gambar Mew (Team Aquadan)